Powered by Blogger.

Arti dan Kerangka Akuntansi

Jika melacak asal usul akuntansi, penemuan pertamanya berasal dari para pedagang orang-orang Arab.Orang-orang Mesir menunjukkan kejayaannya didunia perdagangan. Dan juga Italia, yang sebelumnya menjadi ruang sidang dunia, menjadi pangkal perdagangan, dimana sisa-sisa keruntuhan dari kekaisaran timur didekat Turki memberikan kontribusi terbesar. Pebukuan Italia ini berkembang seiring dengan perkembangan perdagangan dari republik Italia dengan menggunakan metode pembukuan pencatatan berpasangan diabad ke-14. Kemudian Abad ke-16 dan 17 Metoda Italia menyebar ke seluruh Eropa yang selanjutnya menerima karakteristik perkembangan baru untuk menjadi apa yang kita kenal dengan model pencatatan berpasangan. Luca Pacioli, seorang pastur dari Ordo Fransiskus, dengan pengenalan pembukuan pencatatan berpasangan untuk pertama kali. Tahun 1494 ia menerbitkan buku “Summa de Arithmetica Geometria, Proportioni et proportionalita yang didalamnya menjelaskan pembukuan pencatatan berpasangan.
A. ARTI DAN KERANGKA AKUNTANSI 

Sebelum membahas tentang Akuntansi, Beberapa pertanyaan perlu memperoleh jawaban:
Apa akuntansi itu?
Apa tugas seorang akuntan, Bidang apa saja termasuk dalam akuntansi?
Apa manfaat bidang ini?
Bagaimana perkembangan profesi ini?

B. PENGERTIAN AKUNTANSI

American Accounting Association (AAA) mendefinisikan akuntansi adalah Proses pengidentifikasian, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut”

Definisi ini mengandung dua pengertian:

Kegiatan akuntansi: Bahwa akuntansi merupakan proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi.

Kegunaan akuntansi: Bahwa informasi ekonomi yang dihasilkan oleh akuntan diharapkan berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan mengenai kesatuan usaha yang bersangkutan.

Untuk menghasilkan informasi ekonomi, perusahaan perlu menciptakan suatu metode pencatatan, penggolongan, analisis dan pengendalian transaksi, serta kegiatan-kegiatan keuangan, kemudian melaporkan hasilnya.

American Institute of Certified Public Accounting (AICPA) mendefinisikan Akuntansi sebagai berikut:
Akuntansiadalahsenipencatatan,penggolongan dan Pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.

Definisi dipermasalahkan seandainya kita berhadapan dengan keadaan sistem pencatatan yang sudah menggunakan komputerisasi, apalagi kalau proses pengolahan datanya tidak lagi melalui pencatatan tetapi melalui optic, dialing dan keyboard sehingga sama sekali tidak melihat proses pencatatan konvensional.

Definisi ini sudah “Out of Date”.

Accounting Principle Board (APB) statement No.4 mendefinisikan akuntansi sebagai berikut:
Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih diantara beberapa alternatif.

DR. Bambang Sudibyo menganggap bahwa akuntansi adalah technologi yaitu mengubah data atau bukti-bukti transaksi menjadi model informasi yang lebih bermanfaat bagi para pemakainya.
Untuk menggambarkan berbagai sisi akuntansi. Belkaoui (1986) dan penulis lain disebutkan beberapa image yang menggambarkan sifat-sifat akuntansi sebagai berikut:

Akuntansi sebagai ideologi
Akuntansi sebagai suatu bahasa
Akuntansi sebagai suatu catatan historis
Akuntani sebagai suatu realitas ekonomi saat ini.
Akuntansi sebagai suatu sistem informasi
Akuntansi sebagai suatu komoditi
Akuntansi dianggap sebagai pertanggungjawaban (accountability)
 Akuntansi sebagai teknologi

Beberapa Pengertian akuntansi dapat kita analisa dari akronim AKUNTANSI

   A = Angka
   K = Keputusan
   U = Uang
   N = Nilai
   T = Transaksi
   A = Analisa
   N = Netral
   S = Seni
    I = Informasi

Dari akronim ini dapat digambarkan bahwa akuntansi itu adalah menyangkut angka-angka yang akan di jadikan dasar dalam proses pengambilan keputusan, angka itu menyangkut uang atau nilai moneter yang menggambarkan catatan atau transaksi perusahaan. Angka itu dapat dianalisa lebih lanjut, bersifat netral kepada semua pemakai laporan dan ada unsur seninya karena berbagai alternatif yang dapat di pilih serta merupakan informasi yang sangat diperlukan para pemakai untuk pengambilan keputusan

C. KEGIATAN AKUNTANSI ANTARA LAIN :

Pengidentifikasian dan pengukuran data yang relevan untuk suatu pengambilan keputusan.
Pemrosesan data yang bersangkutan kemudian pelaporan informasi yang dihasilkan.
Pengkomunikasian informasi kepada pemakai laporan.

D. PEKERJAAN AKUNTAN

Secara garis besar akuntan dapat digolongkan menjadi:
Akuntan Publik
Akuntan Manajemen
Akuntan pemerintahan
Akuntan Pendidik
Bidang-bidang Akuntansi:
Akuntansi Keuangan
Auditing
Akuntansi Manajemen
Akuntansi Biaya
Akuntansi perpajakan
Sistem informasi
Akuntansi Pemerintahan

E. PEMBUKUAN DAN AKUNTANSI

Ada sedikit kekaburan antara pembukuan dan akuntansi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa keduanya saling berhubungan dan tidak ada pemisahan yang tegas dan diterima secara umum.
Pembukuan: Pencatatan data perusahaan dengan suatu cara tertentu.
Akuntansi : Perancangan sistem pencatatan, penyusunan laporan berdasarkan data yang telah dicatat dan penafsiran atas laporan tersebut.

Terima kasih atas kunjungannya di blog "Menara Ilmu" semoga artikel  tentang Arti dan Kerangka Akuntansi bermanfaat untuk anda.   
Anda baru saja membaca artikel di Menara Ilmu berkategori Ekonomi dengan judul Arti dan Kerangka Akuntansi. Anda bisa sebarkan artikel ini dengan URL http://menarailmuku.blogspot.com/2012/09/arti-dan-kerangka-akuntansi.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: sukiman palumbai -
Beri Komentar Untuk "Arti dan Kerangka Akuntansi"