Powered by Blogger.

Anatomi Fisiologi Sistem Saraf

Anatomi Fisiologi Sistem Saraf.
  
1. Anatomi Fisiologi Sistem Saraf

Susunan saraf terdiri dari sel-sel saraf (neuron) dan sel sel penyokong (neuroglia dan selsechwan). Kedua jenis sel tersebut erat berkaitan dan berintegrasi satu sama lain sehinggabersama-sama berfungsi sebagai satu unit. Neuron adalah sel-sel system saraf khusus pekarangsangan yang menerima masukan sensoris atau masukan aferen dari ujung-ujung saraf periferkhusus atau dari oragan reseptor sensorik dan menyalurkan masukan motorik atau masukaneferen ke otot-otot dan kelenjar dimana kelenjar itu merupakan organ-organ efektor. Neuron dapat menyalurkan data neural ke neuron lain, dalam hal ini neuron tersebut disebutsebagai neuron assosiasi atau neuron internuncial. Neuroglia merupakan penyokong, pelindungdan sumber nutrisi bagi neuron-neuron otak dan medula spinalis, sedangkan sel schwanmerupakan pelindung dan penyokong neuron-neuron dan tonjolan neural diluar system sarafpusat.System saraf dibagi menjadi : system saraf pusat (SSP) dan system saraf tepi (SST). SSP terdiridari otak dan medulla spinalis sedangkan SST terdiri dari Neuron Aferen dan Eferen systemSaraf Somatic (SSS) dan neuron System Saraf Otonom Viseral (SSO).
Sistem saraf pusatdilindungi oleh tengkorak dan tulang belakang, selanjutnya dilindungi pula oleh suspensi dalamcairan serebrospinal yang dibentuk dalam ventrikel otak. System saraf pusat diliputi oleh 3lapisan jaringan yang bersama-sama dinamakan sebagai meningens (duramater, arachnoid danpiameter)OtakOtak dibagi menjadi : otak depan, otak tengah dan otak belakang. Berdasarkan perkembanganembriologik. Otak tengah, pons dan medulla oblongata bersama-sama dinamakan sebagai batangotak. Otak manusia diperkirakan mempunyai berat 2 % berat badan orang dewasa, menerimaaliran darah 20 % dari curah jantung, membutuhkan oksigen 20 % dari seluruh kebutuhan tubuhserta membutuhkan 400 kilokalori energi setiap hari. Otak merupakan jaringan yang palingbanyak memakai energi terutama berasal dari proses metabolisme oksidasi glukosa. Jaringanotak sangan rentan dan kebuuhan oksigen dan glukosa memalui peredaran darah adalah konstan.

2. Medula spinalis Merupakan

Baca Selengkapnya, KLIK DISINI

Terima kasih atas kunjungannya di blog Menara Ilmu semoga artikel  tentang Anatomi Fisiologi Sistem Saraf bermanfaat untuk anda.
Anda baru saja membaca artikel di Menara Ilmu berkategori Kesehatan dengan judul Anatomi Fisiologi Sistem Saraf. Anda bisa sebarkan artikel ini dengan URL http://menarailmuku.blogspot.com/2012/12/anatomi-fisiologi-sistem-saraf.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: sukiman palumbai -
Beri Komentar Untuk "Anatomi Fisiologi Sistem Saraf"